Mengapa Insadong Layak Masuk Itinerari Seoul Anda
Insadong adalah jantung budaya Seoul lama — labirin yang bisa dijelajahi dengan berjalan kaki berisi gang hanok, kedai teh, galeri, toko kerajinan, dan restoran, hanya berjalan sebentar dari istana megah Gyeongbokgung dan Changdeokgung. Siang hari ada barang antik dan kaligrafi; malam hari bercahaya lampion dan dipenuhi aroma panggangan serta gorengan.
Ini salah satu dari sedikit tempat di kota tempat arsitektur tradisional dan kehidupan sehari-hari masih berbagi gang sempit yang sama.
Apa yang Dilihat, Dimakan, dan Diminum
Mulailah menyusuri jalan utama Insadong-gil untuk suvenir, kertas hanji, dan jajanan kaki lima, lalu selipkan diri ke gang-gang samping tempat karakter sejatinya hidup. Kunjungi kedai teh tradisional, jelajahi galeri, dan bawa pulang kerajinan tangan.
Saat malam tiba, lingkungan ini memang diciptakan untuk makan dan minum. Duduklah menghadap jeon yang mendesis, berbagi semangkuk makgeolli, dan — jika cuaca mendukung — rebut meja yajang di luar untuk menyaksikan gang menjadi hidup.
Tutup Malam di Dalmakdalmak
Setelah seharian berjalan, Dalmakdalmak adalah tempat sempurna untuk singgah. Kami bar Korea tepat di Pintu 6 Stasiun Anguk, menyajikan jeon buatan tangan, bulgogi, dan lebih dari dua puluh makgeolli — dengan tempat duduk yajang terkenal di gang.
Buka setiap hari pukul 15.00 hingga tengah malam, inilah cara mudah dan autentik menutup hari di Insadong.



